Showing posts with label makanan untuk diabetes. Show all posts
Showing posts with label makanan untuk diabetes. Show all posts

Wednesday, September 12, 2012

Berbagai Makanan Alami Sebagai Diet Diabetes Anda

Diet Diabetes - Diabetes adalah penyakit yang menyerang jutaan orang di seluruh dunia. Diabetes adalah suatu kondisi medis dimana terjadi gangguan metabolisme dan pemanfaatan gula darah dalam tubuh. Orang yang didiagnosis dengan diabetes, baik tipe 1 atau tipe 2, harus berhati-hati dalam memantau dan mengontrol kadar gula darah dalam tubuh mereka. Pengobatan diabetes meliputi penggunaan obat-obatan, diet, olahraga dan terapi nutrisi. Makanan alami dapat memainkan peran penting dalam mengelola diabetes. Berikut adalah beberapa makanan alami yang dapat anda masukkan dalam daftar diet diabetes anda.



Sayuran dan Protein Kedelai Sebagai Diet Diabetes
Sayuran dan protein kedelai adalah makanan alami yang penting untuk dimasukkan dalam daftar makanan untuk penderita diabetes. Jenis makanan ini memberikan mineral penting dan nutrisi yang cukup dalam mengontrol kadar gula darah dan mempertahankan fungsi serta reaksi biokimia dalam tubuh kita. Makanan lain dalam bentuk sayura hijau, seperti bayam, brokoli dan brussels sprout adalah sumber kalium dan magnesium yang sangat baik. Makanan ini memiliki kandungan karbohidrat yang rendah dan mengandung sedikit kalori. Produk kedelai seperti susu, kedelai dan tempe yang mengandung protein alami dengan kadar tinggi dapat dengan mudah diserap oleh tubuh kita. Selain itu, sayuran dan beberapa produk kedelai memiliki indeks glikemik yang rendah, yaitu suatu indikator kesehatan yang bermanfaat untuk mengendalikan diabetes.
Magnesium
Makanan alami yang kaya kandungan magnesium harus dimasukkan dalam daftar makanan diabetes anda. Magnesium penting untuk pengaturan insulin dalam tubuh dan mengendalikan gula darah. Pasien diabetes harus meningkatkan asupan harian makanan yang kaya magnesium seperti bayam, gandum, kacang mete, biji-bijian, pisang dan sayuran berdaun hijau.

Buah-buahan
Buah-buahan adalah makanan alami yang penting untuk diabetes. Buah mengandung berbagai mineral yang penting untuk tubuh dengan kadar kalori dan karbohidrat yang rendah. Sertakan beberapa porsi buah-buahan dalam menu diet diabetes anda sehari-hari. Buah-buahan seperti cranberry, delima, apel, buah jeruk, pisang, pepaya, dan jeruk memiliki kandungan gizi tinggi dan indeks glikemik rendah.

Herbal dan Rempah-rempah
Beberapa tumbuhan alam memiliki sifat anti-diabetes yang dapat membantu untuk mengelola dan mengurangi beberapa gejala diabetes. Herbal seperti bawang putih dapat menurunkan kadar gula darah. Kayu manis mengandung bahan aktif alami, seperti MHCP (methylhydroxychalcone polimer), dengan insulin yang meningkatkan aktivitas dan efek antioksidan. Rempah-rempah eksotis seperti kunyit dan gooseberry dapat meningkatkan aktivasi sel pankreas untuk meningkatkan produksi insulin.

Makanan Kaya Serat
Diet tinggi serat dapat mengurangi gejala diabetes karena dapat menurunkan kebutuhan insulin dalam tubuh dan membantu pengeluaran glukosa secara lebih lambat. Beberapa contoh makanan yang kaya kandungan serat termasuk chickpea, oatmeal, kacang-kacangan, gandum dan kacang polong. Makanan berserat alam lainnya seperti jagung dan kacang juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Selain itu, makanan serat tinggi mengandung kromium, yang penting untuk reaksi biokimia penting dalam tubuh.

Selamat mencoba berbagai menu alami yang bisa anda masukkan ke dalam daftar diet diabetes anda.

Mitos Dan Fakta Tentang Diet Diabetes

Diet Diabetes - Makan makannan yang benar sangat penting bagi anda yang sedang berusaha untuk mencegah atau mengendalikan diabetes. Disamping itu olahraga juga penting bagi keberhasilan usaha anda itu, olahraga dan pengendalian makanan serta penurunan berat badan akan sangat berperan besar dalam mengobati diabetes anda. Jadi makanan apa yang baik untuk penderita diabetes? Anda mungkin akan terkejut mendengar bahwa kebutuhan gizi penderita diabetes hampir sama dengan orang yang tidak menderita diabetes: tidak ada makanan khusus atau diet yang rumit dalam rencana diet diabetes tersebut.
 

Diet diabetes merupakan sebuah rencana makan yang sehat dengan makanan yang tinggi nutrisi, rendah lemak, dan kalori yang cukup. Diet diabetes juga adalah diet yang sehat bagi siapa pun! Satu-satunya perbedaan antara diet bagi penderita diabetes dan yang lain adalah diet diabetes lebih memperhatikan jumlah makanan yang anda pilih -terutama karbohidrat yang anda makan.
Berikut adalah beberapa mitos dan fakta seputar diet diabetes.

Mitos Dan Fakta Tentang Diet Diabetes

Mitos: Anda harus menghindari berbagai jenis gula
Fakta: Kabar baiknya adalah bahwa Anda dapat menikmati makanan favorit Anda selama anda merencanakan dengan benar. Makanan penutup tidak harus dibatasi, asalkan itu adalah bagian dari rencana makan sehat anda dan harus digabungkan dengan olahraga yang seimbang.

Mitos: Diet tinggi protein yang terbaik.
Fakta: Penelitian telah menunjukkan bahwa makan terlalu banyak protein, terutama protein hewani, sebenarnya dapat menyebabkan resistensi insulin (patogenesis diabetes). Diet sehat mencakup protein, karbohidrat, dan lemak dalam jumlah yang cukup dan seimbang.

Mitos: Anda harus menghindari karbohidrat.
Fakta: Sekali lagi, kuncinya adalah makan makanan yang seimbang. Ukuran porsi dan jenis karbohidrat yang Anda makan sangat penting. Sebaiknya anda lebih memilih karbohidrat gandum karena merupakan sumber serat yang baik dicerna perlahan oleh sistem pencernaan kita, sehingga kadar gula darah dapat selalu terjaga tidak berlebihan.

Mitos: Anda tida bisa makan makanan normal. Anda hanya boleh makan makanan khusus diabetes.
Fakta: Prinsip makan yang sehat adalah sama-bagi anda yang sehat atau bagi anda yang sedang berusaha untuk mengendalikan diabetes. Makanan diabetes dengan harga yang mahal sebenarnya tidak terlalu memberikan manfaat khusus. Anda dapat dengan mudah makan dengan keluarga dan teman-teman jika anda mampu mengendalikan porsi dan keseimbangan makanan anda.

Kita harus lebih bijak dalam menilai berbagai mitos tentang diet diabetes yang selama ini salah kaprah.

Saturday, September 8, 2012

Perhatikan Pemanis Selain Gula Untuk Diabetes

Makanan diabetes- bagi penderita diabetes, tentunya tau harus menakar jumlah gula yang bisa dimasukkan dalam menu makanannya. Selama ini masyarakat kita beranggapan bahwa makanan untuk diabetes harus jauh dari kata manis. Terlebih bagi mereka yang sekaligus menderita hipertensi dan diabetes maka makanan mereka harus jauh dari yang namanya garam dan gula. Ternyata anggapan seperti itu tidak sepenuhnya benar, karena saat ini sudah banyak dipasarkan produk pemanis selain gula yang bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes tanpa takut kadar gula darahnya meningkat tajam.


Pemanis buatan seperti itu biasanya diukur dengan glikemik index, yaitu suatu index untuk menilai seberapa besar pemanis tersebut meningkatkan kadar gula darah. Ada pemanis buatan yang berindeks glikemik rendah yang rasanya mirip dengan gula, dengan kalori yang sangat rendah bahkan berkalori nol. Pemanis ini karena memiliki indeks glikemik dan berkalori rendah sangat baik ditambahkan pada makanan untuk diabetes sebagai pengganti gula tebu maupun bagi orang-orang yang membatasi gula untuk kesehatan secara umum. Jadi walaupun makanannya menjadi manis tetapi tidak akan meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh dan dengan tingkat kalori yang rendah.

Pemanis seperti diatas bisa berupa pemanis buatan dan pemanis alami sebagai bahan pengganti gula. Di Indonesia, ada 13 pemanis buatan yang diijinkan penggunaannya dalam makanan yakni aspartam, acesufam-K, alitam, neotam, siklamat, sakarin, sukralosa, isomalt, xilitol, maltitol, manitol, sorbitol, dan laktitol. Kita tidak usah memusingkan untuk menghapal nama-namanya, karena saat ini sudah tersedia dalam kemasan yang sudah diatur dan gampang untuk digunakan.

Pemanis buatan yang diijinkan di suatu negara bisa jadi berbeda dengan aturan dan regulasi yang diterapkan di negara lain. Seperti siklamat yang diijinkan penggunaannya di Indonesia ternyata telah di larang oleh Organisasi Obat dan Makanan di Amerika Serikat karena diragukan keamanannya. Meski sudah diijinkan penggunaanya, tetap saja konsumsi pemanis buatan harus dibatasi sebab studi tentang konsumsi pemanis buatan dalam jangka waktu yang lama belum banyak dilakukan. makanya kita mesti tetap juga hati-hati dalam mengkonsumsinya secara berlebihan.

Di supermarket sering kali kita melihat minuman yang berlabel sugar free.  Namun Anda jangan terkecoh oleh label bebas gula tersebut sebab rasa minuman tersebut tetap manis di lidah dan rasa pahit akan mengikuti. Ini memang ciri minuman yang menggunakan pemanis buatan. Pemanis buatan di atas disarankan hanya dikonsumsi bagi penderita diabetes. Sedangkan orang yang tidak memiliki diabetes lebih baik mengonsumsi gula pada umumnya dengan jumlah yang dibatasi.

Jika beberapa pemanis buatan seperti Stevia dan Xilitol telah dibuktikan aman penggunaanya, sirup jagung ternyata disarankan untuk dikurangi. Meski pemanis buatan berkalori rendah, konsumsinya juga harusnya diimbangi dengan pemanis alami yang dinilai lebih aman seperti:
  • Madu
  • Sirup Maple
  • Gula Maple
  • Agave Nektar
Sekali lagi kata kunci untuk menekan kadar gula darah adalah jumlah penggunaan pemanis. Meskipun Anda telah mengganti gula biasa dengan pemanis alami maupun buatan yang memiliki kalori lebih rendah, pengganti gula ini bukan seperti sulap yang akan menurunkan kadar gula Anda. Jumlah penggunaan tetap harus diperhatikan. Selalu lihat label dibelakang kemasan makanan atau minuman untuk memastikan total kalori yang terkandung dalam makanan tersebut. Walaupun diijinkan oleh regulasi di Indonesia namun kita mesti tetap berhati-hati dalam mengkonsumsinya agar tidak kebablasan. Karena efek penggunaan jangka panjang belum banyak diteliti di seluruh dunia. Tetap jaga pola makanan untuk diabetes yang sehat yang selama ini anda terapkan.